Belajar tajwid lengkap mulai dari pengertian, hukum bacaan, macam-macam tajwid, dan contoh penerapannya dalam membaca Al-Qur’an.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah melimpahkan kepada kita berbagai nikmat, terutama nikmat iman, nikmat Islam, nikmat kesehatan, serta nikmat-nikmat lainnya yang sampai saat ini masih kita rasakan.
Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, kepada keluarga beliau, para sahabat, serta seluruh umatnya yang istiqamah mengikuti sunnah beliau hingga akhir zaman.

belajar tajwid sangat penting untuk kita agar kita dapat membaca Al-Qur’an dengan benar, baik, dan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan sehingga bacaan terjaga dari kesalahan dan mendapat pahala dari Allah Subhanahu wa Ta’ala

Pada kesempatan ini kita akanbahas artikel yaitu tentang ilmu tajwid dan beberapa pengetahuan untuk kita pelajari

Membaca Al-Qur’an bukan sekadar melafalkan huruf demi huruf, tetapi juga menjaga setiap hukum bacaan agar sesuai dengan tuntunan Rasulullah ﷺ. Hal hal atau ilmu  yang mempelajari tentang tata cara membaca Al-Qur’an dengan benar disebut ilmu tajwid.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an:

وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا

“Dan bacalah Al-Qur’an dengan tartil.” (QS. Al-Muzzammil: 4)

dari firman Allah Ayat ini menjadi dasar pentingnya mempelajari tajwid agar bacaan kita benar, indah, dan tidak mengubah makna dari alqu:an yang kita baca

Pengertian Ilmu Tajwid

Ada pun pengertian ilmu tajwid yaitu Secara bahasa, tajwid berarti membaguskan.Dan secara istilah, ilmu tajwid adalah ilmu yang mempelajari cara membaca Al-Qur’an dengan benar sesuai makhraj (tempat keluarnya huruf) dan sifat hurufnya.

Hukum tajwid

Mempelajari tajwid hukumnya fardhu kifayah, sedangkan membaca Al-Qur’an dengan tajwid yang benar hukumnya fardhu ‘ain bagi setiap muslim.

Inilah  Macam-Macam Hukum Bacaan dalam Ilmu Tajwid

Hukum Nun Sukun dan Tanwin

Hukum ini berlaku ketika terdapat nun sukun (نْ) atau tanwin (ــًــٍــٌ).

a. Izhar Halqi

Izhar artinya jelas.

Dibaca jelas tanpa dengung jika nun sukun atau tanwin bertemu huruf: ء ه ع ح غ خ

b. Idgham Bighunnah

Idgham artinya melebur, bighunnah artinya dengan dengung.

Hurufnya: ي ن م و (YANMU)

Dibaca melebur disertai dengung 2 harakat.

c. Idgham Bilaghunnah

Melebur tanpa dengung.

Hurufnya: ل ر

d. Ikhfa

Dibaca samar-samar dengan dengung.

Berlaku jika bertemu salah satu dari 15 huruf ikhfa.

e. Iqlab

Artinya mengganti.

Jika nun sukun atau tanwin bertemu huruf ب, maka bunyinya berubah menjadi mim dan dibaca dengung.

# Hukum Mim Sukun

Terjadi ketika ada mim sukun (مْ).

a. Ikhfa Syafawi

Jika mim sukun bertemu huruf ب, dibaca samar dengan dengung.

b. Idgham Mimi

Jika mim sukun bertemu huruf م, dibaca melebur dan dengung.

c. Izhar Syafawi

Jika mim sukun bertemu selain huruf ب dan م, dibaca jelas.

Hukum Mad (Panjang Bacaan)

Mad berarti memanjangkan suara.

a. Mad Thabi’i

Panjang 2 harakat.

Terjadi jika ada alif, wawu, atau ya mati setelah huruf berharakat.

b. Mad Wajib Muttasil

Mad bertemu hamzah dalam satu kata.

Panjang 4–5 harakat.

c. Mad Jaiz Munfasil

Mad bertemu hamzah di kata yang berbeda.

Panjang 2–5 harakat.

d. Mad ‘Aridh Lissukun

Mad bertemu huruf hidup yang diwaqafkan (berhenti).

e. Mad Badal

Hamzah bertemu huruf mad dalam satu kata.

Hukum Qalqalah

Qalqalah artinya memantul.

Hurufnya: ق ط ب ج د

Dibaca memantul ketika huruf tersebut dalam keadaan sukun.

Hukum Tafkhim dan Tarqiq

Tafkhim

Dibaca tebal, biasanya pada huruf tertentu seperti ra (ر) dalam kondisi tertentu.

Tarqiq

Dibaca tipis, juga berlaku pada huruf ra dan lam tertentu.

#Hukum Ghunnah

Ghunnah adalah dengung yang keluar dari hidung selama 2 harakat.

Terjadi pada huruf ن dan م yang bertasydid.

Kesimpulan

Ilmu tajwid adalah kunci agar bacaan Al-Qur’an kita benar dan sesuai tuntunan Nabi Muhammad ﷺ,agar membuat bacaan menjadi jelas tanpa merubah makna dari apa yang di baca Dengan mempelajarinya, kita tidak hanya memperindah bacaan, tetapi juga menjaga kemurnian firman Allah.

Semoga Allah memudahkan kita dalam membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Aamiin.

Dan apa bila ada kekurangan atau kesalahan dalam artikel ini mohon untuk melurus di kolom komentar agar bisa di perbaiki dan tidak terjadi nya kesalah pahaman  Terima  kasih

Leave a Comment