بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Segala puji bagi Allah pengatur semesta alam yang telah memberikan Kita rahmat, kesehatan, dan nikmat-Nya kepada kita semua. dan tidak lupa jga Shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.
disini pada kesempatan hari ini artikel ini kita akan membahas tentang hal-hal yang akan membatal kan ke islaman seseorang.Islam adalah agama yang sempurna dan menjadi petunjuk hidup bagi umat manusia. Seorang Muslim wajib menjaga keimanannya agar tetap berada dalam ridha Allah SWT. Namun, ada beberapa perbuatan dan keyakinan yang dapat membatalkan keislaman seseorang, yang dikenal dengan istilah Nawaqidhul Islam (pembatal-pembatal Islam
Pembatal Islam adalah segala ucapan, perbuatan, atau keyakinan yang menyebabkan seseorang keluar dari agama Islam, baik dilakukan dengan sengaja, main-main, maupun dianggap sepele.
Allah SWT berfirman:
Arab:
وَلَقَدْ أُوحِيَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Latin:
Wa laqad ūḥiya ilaika wa ilallażīna min qablik, la’in asyrakta layaḥbaṭanna ‘amaluka wa latakūnanna minal-khāsirīn.
Arti :
“Dan sungguh, telah diwahyukan kepadamu dan kepada orang-orang sebelum engkau: Jika engkau mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah engkau termasuk orang-orang yang rugi.”
— QS. Az-Zumar: 65
ada 10 Pembatal Islam seseorang yang harus Wajib Diketahui
1. Syirik kepada Allah
Menyekutukan Allah dalam ibadah, doa, atau keyakinan adalah pembatal Islam terbesar.
Contoh:
Mentaati selain Allah
Meminta pertolongan kepada kuburan, dukun, atau jin
2. Menjadikan Perantara dalam Ibadah
Berdoa kepada wali, orang mati, atau makhluk gaib sebagai perantara untuk mendekatkan diri kepada Allah.
3. Tidak Mengkafirkan Orang Musyrik
Meyakini bahwa semua agama benar atau ragu terhadap kekafiran orang musyrik dapat membatalkan Islam,maksud dari makna nya Tidak langsung menuduh orang tertentu kafir.
Tetap berbuat baik atau hidup berdampingan dengan pemeluk agama lain.
4. Meyakini Ada Hukum yang Lebih Baik dari Hukum Allah
Menganggap hukum buatan manusia lebih adil atau lebih baik daripada hukum Allah SWT.
5. Membenci Ajaran Rasulullah ﷺ
Membenci salah satu ajaran Nabi Muhammad ﷺ meskipun tetap melakukannya.
6. Mengolok-olok Agama Islam
Menghina Allah, Rasul-Nya, Al-Qur’an, sunnah, atau hukum Islam, baik secara lisan, tulisan, maupun candaan.
7. Sihir dan Perdukunan
Mempelajari, mengamalkan, atau membenarkan sihir dan perdukunan termasuk pembatal Islam.
8. Menolong Orang Kafir untuk Memusuhi Kaum Muslimin
Memberikan bantuan yang merugikan umat Islam dan menguntungkan musuh Islam.
9. Meyakini Tidak Wajib Mengikuti Syariat Nabi Muhammad ﷺ
Menganggap bahwa seseorang boleh tidak mengikuti syariat Islam dan tetap selamat.
10. Berpaling dari Agama Islam
Tidak mau belajar, tidak mengamalkan, dan berpaling sepenuhnya dari ajaran Islam.
Catatan Penting
Tidak setiap orang yang melakukan pembatal Islam langsung dihukumi kafir.
Ada syarat:
Mengetahui hukumnya
Tidak dipaksa
Tidak karena kebodohan yang masih bisa ditoleransi
Penetapan kafirnya seseorang bukan urusan individu, melainkan wewenang ulama dan pemerintah yang berilmu.
Menjaga keislaman adalah kewajiban setiap Muslim. Dengan memahami pembatal Islam, kita dapat lebih berhati-hati dalam ucapan, perbuatan, dan keyakinan. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga iman kita hingga akhir hayat.Dan apa bila ada kesalahan dalam artikel saya ini mohon di lurus kan dalam komentar dan saya mohon maaf bagi yg sudah membaca.
“Ya Allah, tetapkanlah hati kami di atas agama-Mu.”
Aamiin.
Dan kita sebagai manusia harus saling mengingat kan.semoga iman dan taqwa kita selalu terjaga AAMIN YA RABBAL ALLAMIN